X
Cart 0


Indonesia

Menembus Jurnal Global Scopus: Strategi "Out of the Box" Universitas Terbuka Siap Mengelevasi Jurnal Lokal ke Kancah Dunia
12 Mei, 2026 oleh
Menembus Jurnal Global Scopus: Strategi "Out of the Box" Universitas Terbuka Siap Mengelevasi Jurnal Lokal ke Kancah Dunia
Yogie Bagas Pambagyo, S.T., MOS.
 
Jakarta, 8 – 10 Mei 2026 -- Universitas Terbuka (UT) tengah mengambil langkah agresif untuk mendorong tiga jurnal utamanya agar terindeks di basis data bereputasi global, Scopus. Melalui sebuah sesi diskusi dan bimbingan teknis yang komprehensif, para pengelola jurnal tidak hanya diajarkan hal-hal normatif, melainkan diajak untuk berpikir kritis, radikal, dan out of the box dalam mempersiapkan strategi indeksasi.

Acara yang berlangsung selama tiga hari pada 8–10 Mei 2026 di Mercure Jakarta Simatupang ini resmi dibuka oleh Dr. Rini Dwiyani Hadiwidjaja, S.E., M.Si, selaku Manajer Penjaminan Mutu dan Reputasi Internasional pada Kantor Penjaminan Mutu. Kegiatan ini turut menghadirkan dua pakar dari Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. Ir. Muji Setiyo, S.T. dan Dr. Chrisna Bagus Edhita Praja, S.H., M.H.

Melalui pendampingan intensif yang dirancang untuk jangka waktu enam hingga sembilan bulan ke depan, para pengelola jurnal didorong untuk tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga mampu “menjual kualitas” dengan menonjolkan keunikan (uniqueness) yang menjadi ciri khas jurnal di tengah persaingan jurnal internasional.



Sebagai narasumber utama, Prof. Muji Setiyo menegaskan bahwa pengelolaan jurnal menuju taraf internasional tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara konvensional. Beliau menekankan bahwa menembus indeksasi Scopus memerlukan strategi yang luar biasa dan di luar standar umum. "Upaya yang biasa saja tidak akan cukup untuk menembus Scopus," tegasnya di hadapan para pengelola. Menurutnya, pengelola jurnal harus berani melakukan terobosan ekstrem karena jurnal dengan kualitas rata-rata akan sulit untuk diterima di level tersebut.


Lebih lanjut, Prof. Muji menekankan pentingnya keberanian pengelola jurnal untuk keluar dari pola pengelolaan yang konvensional agar mampu bersaing di tingkat internasional. Menurut beliau, jurnal yang hanya berfokus pada ruang lingkup nasional akan sulit berkembang dan kurang memiliki daya tarik di tingkat global.

Sementara itu, Dr. Chrisna Bagus menyoroti pentingnya evaluasi kualitas bahasa Inggris pada situs web jurnal guna menghindari penggunaan terjemahan yang kaku dan berpotensi memengaruhi hasil penilaian indeksasi. Selain itu, beliau juga menyarankan agar jurnal memiliki tampilan visual yang khas serta menyajikan informasi statistik jurnal secara transparan, seperti tingkat penerimaan artikel (acceptance rate), pada laman utama jurnal.



Sebagai luaran dari kegiatan Workshop Indeksasi Jurnal tanggal 08–10 Mei 2026, terdapat tiga jurnal ilmiah Universitas Terbuka yang berhasil melakukan pengajuan (submission) ke Scopus melalui domain Scopus.
Adapun jurnal yang telah melakukan submission adalah:
1.         International Journal of English Language and Pedagogy (IJELP)
2.         Jurnal Pendidikan (JP)
3.         Jurnal Matematika Sains dan Teknologi (JMST)
Seluruh submission diterima (Submission Received) pada tanggal 09 Mei 2026.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kegiatan workshop memberikan dampak nyata terhadap percepatan proses internasionalisasi jurnal ilmiah Universitas Terbuka serta peningkatan kesiapan jurnal menuju indeksasi bereputasi internasional. Hal tersebut menjadi salah satu poin utama yang disampaikan pada penutupan rangkaian kegiatan workshop di hari ketiga. [Ditulis oleh : Agung Pratama, S.Kom.]



di dalam ​Berita
Share this post
Our blogs

and then Add to Home Screen. To install this Web App in your ISO device press