X
Cart 0


Indonesia

KPM UT Bahas Persiapan Implementasi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.1
27 Maret, 2026 oleh
KPM UT Bahas Persiapan Implementasi Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.1
Yogie Bagas Pambagyo, S.T., MOS.
 
Universitas Terbuka (UT) melalui Kantor Penjaminan Mutu (KPM) menyelenggarakan rapat pembahasan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.1 dari BAN-PT pada Kamis, 12 Maret 2026, di Ruang Rapat Meranti, Wisma III.

Rapat ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerjasama, dan Bisnis. Rapat ini dipimpin oleh Prof. Dr. Mohammad Imam Farisi, M.Pd. ini secara khusus membahas implementasi indikator dan kriteria penilaian dalam IAPT 4.1 sesuai Peraturan BAN-PT Nomor 35 Tahun 2025, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Dalam bidang pendidikan, pembahasan menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan, termasuk kepemilikan sertifikasi profesional, pengembangan karier, kontribusi inklusif, serta adaptasi global. Target yang ditetapkan antara lain minimal 30% lulusan memiliki sertifikasi atau menunjukkan peningkatan karier serta keterlibatan dalam aktivitas global.


Gambar 1.  Proses berjalannya kegiatan


Pada bidang penelitian, yang menjadi isu dalam rapat adalah menyoroti pentingnya keterlibatan lulusan dalam riset kolaboratif, relevansi penelitian terhadap kebutuhan industri, serta pemanfaatan teknologi digital seperti big data. Selain itu, peningkatan jumlah lulusan yang berkarier di lembaga riset maupun memperoleh penghargaan penelitian juga menjadi perhatian.

Sementara itu, dalam bidang PKM, pembahasan difokuskan pada kontribusi lulusan melalui inovasi berbasis teknologi, keterlibatan dalam program pemberdayaan masyarakat, serta penciptaan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Rapat juga membahas indikator penilaian lain, seperti penguatan data tracer study sebagai dasar evaluasi capaian lulusan. Berdasarkan data tracer study tahun 2023–2025, tingkat partisipasi program studi menunjukkan dinamika, yaitu sebesar 24,76% pada tahun 2023, meningkat menjadi 50,59% pada tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 39,83% pada tahun 2025. Hal ini menjadi perhatian dalam upaya peningkatan kualitas dan konsistensi pengumpulan data tracer study ke depan.

Selain itu,
analisis terhadap penurunan mahasiswa baru, prestasi mahasiswa, serta tingkat keterserapan lulusan dalam dunia kerja menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja perguruan tinggi sesuai indikator IAPT 4.1.


Gambar.3 Proses berjalannya kegiatan


Melalui pembahasan ini, UT berkomitmen untuk memastikan kesiapan institusi dalam memenuhi standar akreditasi terbaru sekaligus meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.  [Written by Muhammaf Rafy Zildan S.E]



di dalam ​Berita
Share this post
Our blogs

and then Add to Home Screen. To install this Web App in your ISO device press