Perkuat Kualitas Lulusan, Asesor Soroti Kesenjangan Kualitas Tutor dan Akurasi Modul pada AL Prodi Data Sains UT
5 April, 2026
oleh
Abdul Rochim, S.Kom.
Tangerang Selatan – Program Studi (Prodi) Data Sains Universitas Terbuka (UT) menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) sebagai bagian dari komitmen penjaminan kualitas pendidikan tinggi. Prodi Sains Data termasuk dalam cakupan LAMINFOKOM, Dalam kegiatan yang berlangsung pada 31 Maret 2026 tersebut, tim asesor LAMINFOKOM memberikan berbagai catatan strategis mulai dari apresiasi terhadap bahan ajar hingga penguatan sarana pendukung berbasis teknologi cloud. Tim Asesor yang bertugas adalah Prof. Dr. Ir. R. Rizal Isnanto, S.T, M.M., M.T., IPU, ASEAN Eng. dan Prof. Dr. Kusrini, M. Kom. Kegiatan ini berangsung di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi) dan dibuka oleh. Rektor Universitas Terbuka.
Apresiasi Kesiapan Bahan Ajar dan Posisi Strategis Tim asesor memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan UT dalam menyediakan bahan ajar dan sistem ujian yang terstruktur dengan baik. Hal ini dinilai menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga standar kualitas pendidikan jarak jauh. Selain itu, Prodi Data Sains dinilai memiliki posisi strategis dengan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi, terbukti dari profil mahasiswa yang mayoritas sudah bekerja dan bahkan ada yang telah menempuh jenjang S2 di perguruan tinggi lain.

Peningkatan Kualitas Tutor dan Integrasi Sistem Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah adanya kesenjangan (gap) kualitas antara dosen tetap UT dengan para tutor (dosen tidak tetap). Mahasiswa melaporkan adanya masalah kedisiplinan waktu tatap muka serta penguasaan kasus nyata di industri oleh para tutor.
Menanggapi hal tersebut, tim asesor menyarankan agar tutor segera diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISMA) agar kinerjanya dapat terpantau secara terpusat oleh fakultas maupun prodi. "Rekrutmen tutor ke depan harus memprioritaskan praktisi data science aktif untuk memperkuat studi kasus nyata di kelas," tegas tim asesor dalam diskusinya.
Audit Konten Modul dan Inovasi Virtual Lab Dalam aspek pembelajaran, ditemukan adanya kesalahan teknis pada beberapa rumus di modul, seperti pada modul Statistika. Sebagai tindak lanjut, prodi berkomitmen untuk segera melakukan audit dan menyediakan mekanisme Errata (koreksi cepat) demi memastikan akurasi materi bagi mahasiswa.
Terkait sarana prasarana, meski fasilitas fisik di pusat dinilai sangat baik, aksesibilitas virtual lab di daerah masih menjadi keluhan mahasiswa. Tim asesor merekomendasikan transisi ke solusi Virtual Lab berbasis Cloud atau Virtual Desktop Infrastructure (VDI) yang lebih ringan diakses dari berbagai kondisi jaringan internet di daerah.

Diversifikasi Riset dan Portofolio Mahasiswa Di bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PkM), Prodi Data Sains mencatatkan capaian signifikan dengan 28 judul penelitian dalam dua tahun terakhir. Namun, tim asesor mendorong adanya diversifikasi luaran HKI ke arah hak cipta perangkat lunak, algoritma, atau paten, bukan sekadar hak cipta buku.
Mahasiswa juga
didorong untuk membangun portofolio publik di platform seperti GitHub sebagai
bukti kompetensi teknis yang relevan dengan standar industri global. Dalam hal
ini, Kantor Penjaminan Mutu (KPM) memiliki peran strategis dalam mengawal
implementasi siklus PPEPP secara konsisten, sehingga akreditasi tidak hanya
dipandang sebagai proses penilaian, tetapi sebagai instrumen penguatan mutu
berkelanjutan bagi prodi S1 Sains Data. Asesmen Lapangan prodi Sains Data
ditutup oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan pada tanggal 1
April 2026. [Written by Muhammad
Rafy Zildan S.E]
di dalam Berita
Our blogs
and then Add to Home Screen.
To install this Web App in your ISO device press